Ajang Nasional, Panitia LKTI Mahasiswa Bidikmisi Tingkat Nasional Lakukan Persiapan Matang untuk Tahap Presentasi

Malang – Minggu (12/8) pukul 12.00 WIB adalah momen yang paling mendebarkan bagi peserta pengirim fullpaper LKTI Mahasiswa Bidikmisi Tingkat Nasional dikarenakan tepat pada hari itu Formadiksi UM mengumumkan 15 finalis yang berhasil maju ke tahap presentasi. Sejak ditutupnya pengumpulan fullpaper pada Kamis (02/8) lalu, genap sudah 10 hari peserta LKTI Mahasiswa Bidikmisi Tingkat Nasional menunggu disiarkannya pengumuman ini. Sebenarnya, pengumuman finalis LKTI Mahasiswa Bidikmisi Tingkat Nasional akan diumumkan pada Jumat (10/8). Akan tetapi sempat terjadi penundaan selama dua hari. Pada kenyataannya selama penundaaan pengumuman ini peserta LKTI Mahasiswa Bidikmisi merasa khawatir, cemas, dan was-was. Reporter Formadiksi UM News berhasil mewawancarai (melalui sambungan whatsapp) salah satu peserta yang masuk ke tahap presentasi, Garry Marpahiko dari Universitas Tanjungpura berkaitan dengan perasaannya selama penundaan pengumuman tersebut.
“Tentunya saya merasa cemas akan hal tersebut (penundaan pengumuman). Apalagi kegiatan semifinal (tahap presentasi) tidak jauh jaraknya dari pengumuman fullpaper. Hal tersebut akan sangat berpengaruh dalam pencarian dana untuk semifinalnya,” jelas Garry.
Perasaan bahagia yang tak dapat dilukiskan pasti dirasakan oleh 15 finalis yang karyanya dinyatakan masuk ke tahap presentasi. Berbagai dugaan tentu saja melekat pada pikiran mereka selama menunggu pengumuman 15 finalis yang maju ke tahap presentasi ini, ada yang tidak menyangka karyanya berhasil terpilih oleh dewan juri dan ada yang optimis bahwa karya yang mereka tulis dalam fullpaper pastinya lolos. Dalam hal ini, Garry menyatakan bahwa dia optimis bahwa karyanya akan berhasil masuk ke tahap presentasi,
“Alhamdulillah saya memiliki perasaan tersebut (masuk ke tahap presentasi) namun sebelumnya saya sudah berserah diri kepada Allah untuk hasilnya agar tidak mendapatkan kekecewaan yang berlanjut.”
Garry pun lanjut menuturkan kepada Reporter Formadiksi UM News bahwa setelah resmi namanya tercantum menjadi salah satu dari 15 finalis yang berhasil masuk ke tahap presentasi perasaannya menjadi sangat bangga dan terharu.
“Perasaan saya sangat bangga dan terharu. Saya sangat puas terhadap apa yang telah saya dapatkan dan berharap ini merupakan awal yang baik untuk kedepannya, maksudnya membawa nama Universitas Tanjungpura di ajang Nasional,” tuturnya.
Setelah resmi diumumkan 15 finalis yang berhasil masuk ke tahap presentasi bukan berarti tugas panitia LKTI Mahasiswa Bidikmisi Tingkat Nasional cukup sampai di sini namun guna menyambut 15 finalis yang berasal dari Nusantara ini, panitia perlu melakukan semua persiapan agar tidak mengecewakan para finalis lomba ini ketika telah tiba di Universitas Negeri Malang untuk mempresentasikan ide yang telah mereka tulis dalam fullpaper. Perlengkapan yang dibutuhkan oleh finalis ketika melakukan tahap presentasi serta yang tidak kalah penting penginapan untuk finalis yang berasal dari luar Kota Malang bahkan luar Pulau Jawa perlu untuk dimatangkan.
“Panitia sekarang melakukan banyak persiapan, mulai dari mempersiapkan segala perlengkapan yang dibutuhkan saat acara dan mencari penginapan untuk peserta dari luar Kota Malang bahkan luar Jawa. Panitia nantinya juga akan melakukan gladi resik di hari Kamis depan (16/8), ” Syari’atud membeberkan segala persiapan yang dilakukan oleh panitia.
Panitia saat ini memang sibuk mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan teknis acara selama tahap presentasi. Dalam hal melakukan persiapan nyatanya finalis tidak kalah juga, mereka mempersiapkan diri mereka sebaik mungkin agar bisa tampil prima saat presentasi. Finalis yang berasal dari Universitas Tanjungpura, Garry pun menjelaskan persiapan apa saja yang dilakukannya selama ini.
“Tentunya (persiapan yang dilakukan) adalah secara fisik yaitu menjaga kesehatan terutama vocal untuk kebutuhan presentasi dan tak kalah penting adalah dana. Karena tanpa dana kami akan kesulitan untuk mewujudkan langkah selanjutnya,” terang Garry.
Dengan persiapan sungguh-sungguh yang telah dilakukan Garry, banyak harapan yang dia sampaikan kepada Reporter Formadiksi UM News di akhir wawancara.
“Tentunya kami berharap bisa memberikan yang terbaik untuk almamater Universitas Tanjungpura, semoga dilancarkan dan dapat membawa pulang piala ke Pontianak. Amin ya, doakan Kak,” tuturnya mengakhiri percakapan dengan Reporter Formadiksi UM News sembari diselingi gurauan olehnya.
Untuk memantapkan aksi finalis dalam tahap presentasi nantinya, panitia akan melakukan technical meeting dengan finalis lomba pada Kamis, 23 Agustus 2018. Technical meeting sendiri adalah salah satu strategi yang dilakukan panitia agar presentasi bisa berjalan dengan lancar dan tidak terkendala apapun. Dalam technical meeting akan disampaikan teknik presentasi oleh panitia.
“Sebelum tahap presentasi, finalis akan melakukan technical meeting pada tanggal 23 Agustus. Dalam technical meeting akan dijelaskan teknik presentasi nantinya. Technical meeting sendiri akan diselenggarakan di Wisma UM Jalan TGP,” ungkap Syari’atud.
Semua fullpaper yang masuk adalah ide-ide terbaik yang telah dituangkan dalam tulisan oleh anak muda negeri ini untuk diwujudkan. Dalam hal ini 15 finalis yang maju ke tahap presentasi ini adalah gagasan yang berkesempatan untuk diwujudkan melalui dideklarasikan pada Jumat, 24 Agustus 2018. Untuk memberikan apresiasi atas semangatnya dan perjuangannya maka panitia memberikan fieldtrip kepada 15 finalis ini untuk melakukan tour mengelilingi Kota Malang. Hal tersebut dikuatkan dengan pernyataan dari Ketua Pelaksana,
“15 Finalis yang lolos ini akan melakukan fieldtrip dengan Macitour (Malang City Tour), Jodipan (kampung warna-warni) dan insyaallah ke Sanan Tempe di tanggal 25. Untuk finalis yang nantinya (dinyatakan) menjadi juara 1-5 setelah tahap presentasi akan ada uang pembinaan, trophy dan sertifikat,” jelas Syari’atud. (Khusnul Khotimah dan Siska Amalia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *