Jelang Debat Tingkat Nasional: Raih Juara 1 Debat Konstitusi Jurusan

MALANG, Formadiksi UM News – Dalam rangka persiapan mengikuti lomba debat konstitusi mahasiswa tingkat nasional, mahasiswa penerima Bidikmisi Universitas Negeri Malang (UM) berhasil memperoleh Juara I Lomba Debat Konstitusi Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKN) Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) HKN UM, pada Selasa (3/3/2020) di Aula lantai 7, Fakultas Ilmu Sosial (FIS).

Adapun Lomba Debat Konstitusi ini mengusung tema “Optimalisasi Kesadaran Mahasiswa Dalam Berkonstitusi untuk Mewujudkan Indonesia Emas.

Pada Selasa (3/3/2020), Reporter Formadiksi UM telah mewawancarai Dimas Saputra, mahasiswa penerima Bidikmisi FIS UM Angkatan 2018, ketua tim peraih Juara I Lomba Debat Konstitusi Jurusan HKN kali ini. Adapun susunan tim peraih Juara I Debat Konstitusi ini adalah sebagai berikut.

  • Dimas Saputra, mahasiswa penerima Bidikmisi FIS UM, Jurusanh HKN angkatan 2018 (Ketua).
  • Rika Safitri Nur Azizah, Mahasiswa FIS UM, Jurusan HKN angkatan 2018 (Anggota).
  • Nina Rahma Riantika, mahasiswa penerima Bidikmisi FIS UM, Jurusan HKN angkatan 2018 (Anggota).

“Adapun lomba debat ini merupakan lomba tingkat jurusan di mana yang menjadi juara I akan mewakili universitas untuk maju mengikuti lomba debat Mahkamah Konstitusi tingkat nasional, di mana sebelum masuk di tahap nasional ada seleksi makalah dan debat di tingkat regional. Tim Universitas Negeri Malang (UM) kebetulan masuk regional bagian timur. Untuk seleksi regional bagian timur dilaksanakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya pada tanggal 14 – 16 April 2020. (Sedangkan) Lomba Debat Mahkamah Konstitusi (MK) di tingkat Nasional akan dilaksanakan tanggal 8 – 12 Juni 2020,” ungkap Dimas.

“Kiat-kiat kami dalam memperoleh pencapaian awal ini ialah jangan takut kalah, jangan takut untuk mencoba dan percaya diri, selain karena debat ini adalah bersifat tim, kerja sama, dan kolaborasi antaranggota kelompok sangat diperlukan, dan sama-sama memberi penguatan antara anggota tim, dan dibutuhkan pemikiran dan gagasan yang cepat dengan disertai data yang valid. Menurut kami itu hal yang terpenting dalam mengikuti kompetisi debat,” tambah Dimas.

Menurut keterangan yang diberikan Dimas kepada Reporter Formadiksi UM News, dalam rangka persiapan jelang debat konstitusi nasional, jurusan dan kampus sangat mendukung program ini serta jurusan memberikan fasilitas berupa pendampingan makalah dan pembekalan mengenai debat konstitusi yang baik.

“Menurut saya letak kesulitan dalam mengikuti lomba debat yakni mencari data dan menyusun argumen secepat mungkin. Tapi menurut saya ini adalah tantangan tersendiri, bagaimana harus mengolah data dan menyusun argumen dengan memanfaatkan waktu yang ada,” jelas Dimas.

“Pesan saya kepada mahasiswa (penerima) Bidikmisi yakni jangan lelah untuk berproses, jangan takut untuk mencoba dan jangan takut untuk gagal,” tutupnya.

 

Reporter          : Indra Setiawan

Editor              : Chantika Putri Ana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *