Bukan Aku yang Terbaik, Tapi Aku yang Terpilih

Jujur saja, aku nggak pernah benar-benar ingin kuliah.

Bahkan, aku sudah siap kerja setelah lulus sekolah.

Bukan karena tak punya cita-cita, tetapi karena aku merasa… sudah cukup. Otakku rasanya Lelah. Belajar bertahun-tahun, nilai pas-pasan, tugas yang datang tanpa hentti aku hanyaa ingin istirahat. Cari uang, bantu orang tua,hidup sederhana tapi tenang.

Jadi,ketika teman-teman lain sibuk bertanya,

‘’Kamu mau ambil jurusan apa?’’

Aku hanyaa menjawab singkat,

‘’Nggak tahu, kayaknya mau kerja aja.’’

Mereka pikir aku bercanda. Tapi sungguh, dalam hati aku sudah pamit dari dunia pelajaran.

Sampai suatu hari, pengumuman itu datang:

daftar siswa eligible.

Dan… namaku ada disana.

Aku bengong. Aku? Yang bahkan nggak punya ambisi kuliah?

Guru BK memanggilku, memberi arahan untuk mendaftar SNBP. Aku masih bingung. Tapi setelah banyak pertimbangan dan sedikit dorongan dari guru serta teman akhirnya aku mendaftar juga. Dengan pikiran, ‘’Ya sudah deh,coba saja. Diterima,syukur. Nggak,ya sudah.’’

Kupilih Universitas Negeri Malang. Kota yang belum pernah kukunjungi.

Kampus yang bahkan belum sempat kucari tahu secara serius. Iseng saja.

Serius,tapi tidak terlalu serius.

Lalu muncul pertanyaan berikutnya:

‘’Kalau diterima, bisa bayar uang kuliah nggak?’’

Tentu saja aku jawabnya: tidak.

Beruntung, guru sekolahku menyarankan untuk mendaftarkan beasiswa KIP Kuliah. Awalnya aku malas. Tapi kupikir, kalau aku saja sudah malas daari awal, kenapa tidak memberanikan diri ini satu kesempatan terakhir?

Maka aku isi formular, kumpulkan berkas, dan ikut wawancara. Semua kulakukan setengah yakin, setengah ragu. Krena dalam hatiku, aku masih belum percaya bisa kuliah.

Hari pengumunan SNBP pun tiba. Teman-teman deg-degan. Grup kelas ramai dengan  doa dan harapan. Aku?

Aku membuka laman pengumuman dengan ekspresi datar.

‘’Selamat! Anda diterima di Universitas Negeri Malang.’’

Aku bengong. Lagi

Aku? Serius?

Yang lain banyak yang gagal. Temanku yang tiap haari mambahas jurusanfavoritnya, yang ikut bimbel mahal, bahkan yang katanya rangking oararel tidak lolos.

Dan aku… yang Cuma ‘’nyoba’’… justru  diterima.

Rasanya bukan Cuma senang. Tapi juga bingung, bersalah dan takut.

‘’Kenapa aku yang dipilih? Kenapa bukan mereka?’’

Dan belum selesai dengan rasa itu, aku Kembali dihantui pertanyaaan lama:

‘’Kalau beasiswanya nggak lolos, terus aku harus gimana?’’

Aku menunggu pengumuman KIP dengan hati penuh deg-degan.

Semakin dekat harinya, semakin banyak kekhawatiran. Aku mulai pasrah.

Mungkin ini bukan jalanku. Mungkin kuliah memang bukan untukku.

Sampai akhirnya…

Notifikasi itu muncul:

‘’Selamat! Anda dinyatakan sebagai penerima KIP Kuliah.’’

Untuk pertama kalinya,aku menagis tanpa bisa dijelaskan kenapa.

Air mata yang jatuh bukan karena sedih, tapi karena ada sesuatu dalam diriku yang berkata:

‘’Lihat… Tuhan memberimu jalan, bahkan saat kamu sendiri tak pernah memintanya.’’

Sekarang, aku resmi menjadi mahasiswa.

Dan, ya, masih banyak ketakutan. Harus jauh dari orang tua. Hidup sendiri dikota orang. Belajar lagi setelah sekian lama merasa otakku ‘’mati rasa’’.

Tapi kali ini, aku punya alasan untuk mencoba.

Aku mungkin bukan siswa terbaik di sekolah.

Aku bukan yang paling rajin, paling pintar, atau paling berjuang.

Tapi hari ini aku percaya,

Terkadang, bukan yang terbaik yang terpilih, tapi yang bersedia melangkah meski dengan ragu.

Dan aku, dengan segala kebingungan dan ketidaksiapan, telah mengambil Langkah itu.

Bukan aku yang terbaik, tapi aku yang terpilih.

 

5 thoughts on “Bukan Aku yang Terbaik, Tapi Aku yang Terpilih”

  1. #tata cara membatalkan pinjaman (ivoji)

    1.pembatalan bisa dilakukan dengan cara menghubungi layanan customer service melalui live chat wa di nomor{0813•3056•2323}-(0831•1717•0850)

    2.siapkan ktp, lalu jelaskan alasan anda ingin membatalkan pinjaman , dan ikuti instruksi yang di arahkan oleh costumer service guna mempercepat proses pembatalan pinjaman.

  2. #tata cara membatalkan pinjaman (solusiku)

    1.pembatalan bisa dilakukan dengan cara menghubungi layanan customer service melalui live chat wa di nomor{0813•3056•2323}-(0831•1717•0850)

    2.siapkan ktp, lalu jelaskan alasan anda ingin membatalkan pinjaman , dan ikuti instruksi yang di arahkan oleh costumer service guna mempercepat proses pembatalan pinjaman.

  3. #cara restrukturisasi pinjaman (easycash)

    anda bisa langsung menghubungi layanan costumer service melalui live chat whatsapp di nomor ☎️ (0821•1212•730). siapkan ktp, lalu jelaskan alasan ingin restrukturisasi pinjaman dan ikuti instruksi yang diberikan oleh costumer service guna mempercepat proses restrukturisasi pinjaman.

  4. #cara restrukturisasi pinjaman (indosaku)

    anda bisa langsung menghubungi layanan costumer service melalui live chat whatsapp di nomor ☎️ (0821•1212•730). siapkan ktp, lalu jelaskan alasan ingin restrukturisasi pinjaman dan ikuti instruksi yang diberikan oleh costumer service guna mempercepat proses restrukturisasi pinjaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *