Jejak Perjuangan

Di pojok kamar kos yang sempit 
Seorang mahasiswa termenung 
Foto kusam kakek di tangan 
Pelaku sejarah Sumpah Pemuda

Air mata jatuh perlahan 
Meresapi makna pengorbanan 
Generasi terdahulu yang berani 
Menyatukan bangsa dalam keragaman

Ia bangkit, menghapus air mata 
Membuka buku sejarah yang usang 
Membaca kembali tiga janji suci 
Yang kini menjadi tanggung jawabnya

Satu Tanah Air, tanah kelahiran 
Tempat ia akan mengabdi 
Satu Bangsa, keluarga besarnya 
Yang akan ia jaga sepenuh hati
Satu Bahasa, pengikat persatuan 
Alat perjuangannya kini 
Bukan lagi dengan senjata 
Tapi dengan kata dan karya nyata

Matanya menatap cermin 
Melihat harapan bangsa terpantul 
Ia bersumpah dalam hati 
Tak akan sia-siakan warisan ini

Langkahnya mantap keluar kamar 
Membawa tekad membara dalam dada 
Hari ini dan seterusnya 
Ia akan hidup untuk Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *