Di bawah terik matahari yang menyengat
Duduk termenung dalam sunyi yang pekat
Pikiran melayang penuh angan dan harap
Menapaki jalan ilmu — panjang dan tak mudah ditempat
Wahai pendidikan
Engkau adalah harapan dan cita-cita
Bagi kami manusia
Namun diantara ribuan tak seberuntung kita
Tuk bisa menempuhmu hingga jadi mahasiswa
Peluh keringat yang menetes tanpa henti
Tubuh yang tak sekuat dulu lagi
Itulah perjuangan orang tua
Demi menyekolahkan buah hati
Namun Pendidikan,
Yang telah aku rangkai dengan segenap jiwa
Kini bagaikan hancur melebur
Di atas kekecewaan yang merajalela
Bagaimana tidak —
Kita dikecewakan oleh mereka yang berkuasa
Saat pendidikan tak lagi dihargai
Tak dipercaya, tak diprioritaskan
Kata-kata pahit yang tak pantas terucap
Menghujam dada bagai duri yang menancap
Namun ingat —
Pendidikan bukan sekedar deretan angka
Bukan hafalan kosong yang tak ada makna
Ia adalah cahaya di tengah kegelapan
Penerang jiwa sepanjang zaman
Mengajarkan arti kehidupan yang sesungguhnya
Dengan pendidikan
Kita belajar berpikir kritis dan jernih
Membuka wawasan yang luas dan bersih
Menata negara dengan tangan adil
Menjadi manusia yang berani dan tak mudah terkikil
Sebab ilmu adalah jendela dunia
Dan warisan yang tak ternilai harganya
Takkan sirna dimakan waktu dan hari
Selama kita terus belajar dan pantang berhenti
