Terlampau Semu

Oleh: Nurul Fitriani

Tak banyak ku tahu tentang dirimu 

Tak banyak ku rasakan kehadiranmu 

Sungguh kabur dan kelabu 

Bayangmu yang terlampau semu

 

Sapa yang tak begitu melekat

Hingga pamit yang sama sekali tak ku ingat 

Apa yang kau harapkan, Bun?

Dari ingatan seorang bocah tiga tahun

 

Susah payah ku menahan sesak 

Kala tangis datang menyeruak 

Terlalu sakit aku rasa 

Mengharapkan sebuah asa

 

Gundukan tanah yang hampir rata 

Batu nisan yang begitu ringkih 

Seolah mengungkap rahasia 

Berapa lama aku menahan perih

 

Perpisahan kala itu

Melahirkan banyak tanda tanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *